BLOG TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SOP SATPAM SECURITY

CARA AGAR TENANG DALAM SITUASI TEKANAN SECURITY SATPAM KEAMANAN

Cara agar Tetap Tenang dalam Situasi yang Penuh dengan Tekanan
  1. Salah satu cara terbaik untuk menenangkan diri ketika merasa tertekan adalah berhenti berinteraksi dengan penyebab stres. Terkadang, berhenti sejenak selama beberapa detik sebelum Anda kembali menangani masalah cukup efektif untuk membuat lebih tenang.
  2. Cobalah berhitung sampai sepuluh, atau bernapaslah dalam-dalam sebanyak tiga sampai lima kali, sebelum Anda menanggapi percakapan atau situasi yang sedang memanas.
  3. Beristirahatlah sejenak. Sebagai contoh, jika pertengkaran semakin memanas, perlu beristirahat sejenak selama lima belas menit sebelum kita kembali membicarakan mengenai masalah.
  4. Pergilah ke tempat lain, fokuslah untuk bernapas dalam-dalam, dan katakan sesuatu penenang diri, seperti : saya bisa menanganinya dengan tenang dan Aku bisa melakukannya.
  5. Fokuskan pikiran pada kelima indra kita. Ketika merasa tertekan, terkadang tubuh menerjemahkan tekanan yang dirasakan sebagai sebuah serangan dan membawa kita untuk berada dalam modus bertarung.
  6. Perhatikan sensasi yang dirasakan pada tubuh Anda, namun cobalah untuk tidak menghakiminya atau menilainya secara negatif.
  7. Tarik napas secara perlahan melalui hidung. Cobalah untuk menarik napas sebanyak empat hitungan jika Anda bisa. Rasakan perut Anda terdorong ke depan.
  8. Tahanlah napas Anda selama satu sampai dua detik. Setelah itu, keluarkan napas secara perlahan melalui hidung atau mulut. Cobalah untuk mengeluarkannya selama empat hitungan. Ulangi proses pernapasan sebanyak enam sampai sepuluh kali per menit selama bebereapa menit.
  9. Anda juga dapat membaca doa sambil bernapas, atau menghitung napas agar perhatian Anda tidak teralihkan.
  10. Cobalah kendurkan otot-otot tubuh.Ketika merasa tertekan, secara tidak sadar Anda mungkin mengencangkan dan menegangkan otot-otot tubuh sehingga Anda semakin tertekan dan tegang. Dengan teknik relaksasi otot progresif, Anda dapat melepaskan ketegangan dan merasa lebih tenang dan rileks.
  11. Carilah tempat yang tenang dan nyaman jika memungkinkan. Jika tidak, Anda tetap dapat melakukan relaksasi ini di mana pun.
  12. Longgarkan pakaian yang ketat jika memungkinkan. Duduklah dengan tenang atau berbaringlah.
  13. Mulailah dengan otot-otot wajah karena biasanya, orang-orang mengalami tegang otot pada bagian wajah, leher, dan bahu. Bukalah mata Anda lebar-lebar selama lima detik, kemudian kendurkan. Tutup mata Anda rapat-rapat selama lima detik, kemudian kendurkan. Selama sepuluh detik, perhatikan sensasi yang dirasakan bagian-bagian tersebut.
  14. Beralihlah pada kelompok otot wajah yang lain. Tutup rapat-rapat bibir Anda selama lima detik, kemudian lepaskan. Tersenyumlah selebar mungkin selama lima detik, kemudian lepaskan. Sekali lagi, pastikan Anda menikmati sensasi dari relaksasi tersebut selama sepuluh detik.
  15. Lanjutkan dengan meregangkan kelompok-kelompok otot yang lain selama lima detik, kemudian mengendurkannya. Berikan jeda selama 10 detik di sela-sela peregangan kelompok otot.
  16. Jika waktunya cukup, lanjutkan relaksasi pada kelompok-kelompok otot yang lain: leher, bahu, lengan, dada, perut, bokong, paha, betis, kaki, dan jari-jari kaki.
  17. Olahraga merupakan pendorong suasana hati alami karena mampu memacu pelepasan hormon endorfin, zat kimia yang dapat membuat Anda merasa tenang dan bahagia. Olahraga juga dapat memberikan efek pencegahan terhadap stres. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melakukan olahraga aerobik sebelum menghadapi situasi yang penuh dengan tekanan dapat membantu seseorang agar tetap tenang ketika menghadapi situasi tersebut.



 
                                                                                      
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

No comments:

Post a Comment

ANIMASI SATPAM SECURITY

MEREKA ADALAH RAJA

HALAMAN